Bupati Tulungagung Maryoto Birowo / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Polemik terkait sumbangan di SMK Negeri 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung yang memunculkan somasi dari komite sekolah ke berbagai pihak rupanya belum sepenuhnya tuntas. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintang Nusantara (Bintara) telah menerima mediasi yang difasilitasi oleh Bupati Tulungagung, namun bagaimana nasib somasi lain yang hingga kini belum sepenuhnya diselesaikan?

"Kita sudah meminta pada kepala cabang dinas agar dilakukan mediasi dan penyelesaian di sana," kata Maryoto Birowo, Senin (20/01) siang.

Lanjutnya, masalah pendidikan merupakan satu hal yang tidak boleh terjadi polemik berlarut-larut yang dapat memengaruhi kepentingan masyarakat dan program pemerintah. "Ini menyangkut kepentingan masyarakat, pendidikan ini memerlukan percepatan pemerintah ini ada pendidikan dan kesehatan. Salah satu sumber daya manusia ini di awali dari pendidikan," jelasnya.

Untuk itu, selaku kepala pemerintah di daerah berinisitif menyelesaikan masalah yang terjadi dengan baik. "Tidak boleh ada alasan anak tidak sekolah karena tidak mampu," paparnya.

Untuk itu, kabar adanya penahanan ijazahbyanb dilakukan sekolah  dan hambatan lain dalam dalam proses di lembaga pendidikan harus dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik. "Untuk itulah, saya meminta agar cabang dinas Pendidikan Provinsi menyelesaikan persoalan yang ada termasuk masalah somasi ini dengan melakukan mediasi," tambahnya.

Selama ini menurut Maryoto, mediasi komite, sekolah dan Bintara sudah selesai. Namun, untuk somasi ke pihak lain baik LSM dan perusahaan pemberitaan dirinya mempercayakan pada cabang dinas Pendidikan Provinsi yang ada di Tulungagung. "Ayo berbarengan, kita sampaikan dengan baik agar selesai dengan saling membuat pernyataan. Kita Serahkan ke Kacabdin," pungkasnya.