Kepala DLH Kota Blitar, Pande Ketut Suryadi.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Kepala DLH Kota Blitar, Pande Ketut Suryadi.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar akan membangun dua taman lagi pada 2020 ini. Dalam hal ini, DLH Kota Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 9,5 miliar untuk pembangunan dua taman tersebut. "Tahun ini kami tetap memprioritaskan pembangunan taman. Rencananya, kami membangun dua taman lagi," kata Kepala DLH Kota Blitar, Pande Ketut Suryadi saat ditemui BLITARTIMES pada Senin (20/1/2020).

Pande mengatakan dua taman yang akan dibangun, yaitu, Jingkrak Park di Kelurahan Gedog dan Taman Kehati di Kelurahan Tanjungsari. Anggaran untuk pembangunan Taman Jingkrak Park tahun ini sekitar Rp 5 miliar, sedang anggaran pembangunan Taman Ke Hati sekitar Rp 4,5 miliar.

"Pembangunannya bertahap. Kalau anggaran total untuk pembangunan taman jingkrak park sampai selesai sekitar Rp 16 miliar, sedang Taman Ke Hati sekitar Rp 12 miliar," sambungnya.

Menurutnya, Taman Jingkrak Park sengaja dikonsep untuk tempat edukasi. Fasilitas di taman Jingkrak Park seperti taman pada umumnya.

Ada tempat duduk untuk pengunjung. Tetapi, di taman jingkrak park akan ada zona-zona. Misalnya, zona taman, zona bunga, dan zona edukasi anak.Sedangkan, Taman Ke Hati, dikonsep untuk tanaman-tanaman khas yang sudah langka. "Lokasi Taman Ke Hati di jalur utama Blitar-Kediri, lokasinya di depan SPBU Tanjungsari. Kedua taman itu kami targetkan dibangun tahun ini," ungkapnya.

Perlu diketahui, Pemkot Blitar gencar membangun taman tiga tahun belakangan ini. Pada 2018, Pemkot Blitar menyulap bekas pasar ikan hias di selatan Alun-alun Kota Blitar menjadi taman Pecut.

Lalu, pada 2019, Pemkot Blitar membangun tiga taman di tanah bekas kantor kelurahan dan pasar. Ketiga taman itu, di lahan bekas Kelurahan Bendo, lahan bekas Kelurahan Rembang, dan lahan bekas Pasar Pahing. Sebelumnya, Kota Blitar juga sudah memiliki beberapa taman. Yaitu, Taman Sentul, Green Park, dan Taman Kota Kebonrojo.(*)